Takjub! Aksi Memukau Papermob Wujudkan Esensi Muda Bergerak Berdampak di Hari Pertama PBAK UIN KHAS

$rows[judul] Keterangan Gambar : Suasana Rapat Senat Terbuka dalam rangka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, yang dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan para peserta PBAK 2026.

UPM MILLENIUM, Jember – Pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember pada Senin (31/8/26) menjadi pengalaman seru bagi mahasiswa baru dalam mengenal lingkungan akademik. Momen ini sekaligus menjadi ruang membangun kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar kampus.

Salah satu momen yang paling berkesan bagi mahasiswa baru selama mengikuti rangkaian kegiatan pembukaan PBAK adalah penampilan papermob. Latihan yang dilakukan selama pra-PBAK di bawah terik matahari akhirnya terbayar melalui penampilan yang memukau. Kegiatan tersebut turut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk membangun kekompakan, kedisiplinan, serta keberanian untuk tampil bersama.

Putri Nur Hidayah, mahasiswa baru Program Studi Perbankan Syariah, mengaku sempat ragu apakah penampilan papermob akan berjalan sesuai harapan. Latihan yang melelahkan membuatnya sempat berpikir hasil yang diperoleh tidak akan maksimal. Namun, anggapan tersebut berubah ketika penampilan berlangsung.

"Momen yang paling berkesan bagi saya adalah saat mengikuti papermob. Ternyata penampilannya bagus sekali, latihan yang dilakukan tidak sia-sia karena hasilnya sangat bagus," ujar Putri.

Selain menjadi pengalaman yang berkesan, pelaksanaan papermob juga mencerminkan semangat yang dibawa dalam tema besar PBAK 2026, yakni "Muda Bergerak Berdampak". Tema tersebut menempatkan mahasiswa baru sebagai generasi muda yang tidak hanya memiliki gagasan, tetapi juga berani mengambil langkah nyata. Tema ini juga mendorong mahasiswa baru memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Menurut Presiden Mahasiswa, Bahrul Ulum, tema tersebut mengandung pesan agar mahasiswa baru tidak berhenti pada wacana dan teori yang diperoleh selama berada di bangku perkuliahan. Ilmu yang didapat di lingkungan akademik harus mampu diimplementasikan melalui tindakan nyata. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial yang lebih baik bagi masyarakat.

"Kami ingin membawa pesan bahwa mahasiswa itu harus bergerak dan berdampak, dalam artian seluruh teori yang sudah didapat itu bisa dieksekusi agar menimbulkan dampak sosial yang lebih baik terhadap masyarakat sekitar," tutur Bahrul.

Semangat tersebut juga tergambar dalam filosofi maskot PBAK 2026 yang melambangkan keberanian, kesiapan bertindak, serta profesionalisme mahasiswa baru dalam membawa perubahan positif.

Selama mengikuti rangkaian PBAK, Putri mengaku belum menemukan kesulitan berarti. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan justru terasa seru karena menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan pengenalan kampus.

Kesan serupa disampaikan Afedat Mahmud, mahasiswa baru Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Dalam wawancara terpisah saat mengikuti PBAK, Afedat menyebut latihan papermob sebagai salah satu momen paling berkesan. Baginya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman seru, tetapi juga memperluas pertemanan.

"Momen yang paling berkesan selama PBAK adalah saat latihan papermob. Kegiatan tersebut sangat berkesan karena selain mendapatkan pengalaman seru, saya juga mendapatkan teman-teman baru," kata Afedat.

Pengalaman selama PBAK menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan kampus. Berbagai kegiatan yang dijalani diharapkan mampu menumbuhkan kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta keberanian mengambil peran. Baik Putri maupun Afedat berharap UIN KHAS Jember dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif.

"Harapan saya semoga UIN KHAS Jember ke depannya bisa menjadi lebih baik lagi dari yang sudah baik, semakin berkembang, dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa maupun kampus," pungkas Afedat.

Melalui PBAK 2026 dengan semangat "Muda Bergerak Berdampak", mahasiswa baru UIN KHAS Jember diharapkan tidak hanya menjadi generasi yang memiliki pengetahuan dan gagasan. Mereka juga diharapkan mampu bergerak, mengimplementasikan ilmu, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Penulis: Aina Yusela Oktaviana, Umi Farhatul Adawiyah

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)